Kamis, 21 Mei 2015

Content Management System (CMS)

Definisi CMS
Ketika berbicara tentang Content Management System atau yang lebih dikenal dengan CMS maka tidak dapat dipisahkan dari kata website. Masyarakat juga lebih mengenal CMS sebagai sebuah sistem yang digunakan untuk membangun sebuah website. Persepsi seperti ini muncul karena masyarakat Indonesia terbiasa mengunakan CMS sebagai alat untuk membangun website.
Sebuah definisi mengungkapkan bahwa CMS adalah sebuah sistem yang mempermudah penciptaaan sebuah website dinamis, di mana dalam sistem ini pengelolaan isi dan tampilan teknis dipisahkan antara editor, web master, web designer dan web developer.  Dengan pemisahan ini editor dapat mengelola isi website tanpa harus tergantung pada web master. Selanjutnya web developer bertanggung jawab atas dalam pengelolaan teknis dari sistem yang dipakai. Sedangkan web desainer bertanggung jawab terhadap tampilan yang digunakan  (Kemas Yunus Antonius, 2007: 2)[3]. Eksisten CMS memberikan peluang pembangunan serta pengelolaan website lebih mudah. Untuk membangun atau mengelola isi dari website seseorang tidak perlu menguasai aplikasi desain web atau bahasa pemrograman yang digunakan untuk membangun sebuah website seperti bahasa HTML, PHP, ASP dan bahasa pemrograman  lainnya.
Menurut Wikipedia Content Management System atau CMS adalah  aplikasi komputer yang digunakan untuk membuat, memperbaharui, mengelola atau mempublikasikan isi dalam sebuah sistem yang teroganisir dan konsiten. CMS digunakan untuk menyediakan, mengawasi, memperinci dan mempublikasikan dokumen-dokumen spesifik seperti artikel, manual operator, manual teknis, panduan penjualan dan brosur penjualan. Sebuah CMS dapat berisi file komputer, gambar, audio, video, dokemen elektronik dan isi website[4].
Definisi lain mengungkapkan bahwa secara sederhana CMS dapat diartikan sebagai aplikasi yang digunakan untuk mengatur dokumen dan isi sebuah sistem. Lebih lanjut dikemukakan bahwa CMS sendiri terdiri dari dua struktur yaitu frontend dan Backed. Frontend adalah tampilan halaman web, yaitu halaman yang diakses oleh pengunjung umum. sedangkan Backend adalah bagian administrasi yang hanya bisa diakses sang pemilik web maupun orang-orang yang telah ditunjuk untuk melakukan manajemen website atau istilah umumnya halaman admin (admin page)[5].
Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, pemanfaatan CMS tidak hanya sebatas pengelolaa website. Konsep kerja CMS mulai diadopsi untuk mengembangkan berbagai aplikasi. Dengan mengadopsi konsep kerja CMS pengembang aplikasi berharap bahwa operasional sebuah aplikasi mudah dilakukan tanpa harus bergantung pada pengembang aplikasi. Konsep kerja CMS mulai digunakan untuk membangun ensiklopedi online, membangun forum diskusi atau untuk membangun e-learning.

Keuntungan Menggunakan CMS
1.      Manajemen data
Ini merupakan fungsi utama dari CMS. Semua data/informasi baik yang telah ditampilkan ataupun belum dapat diorganisasi dan disimpan secara baik. Suatu waktu data/informasi tadi dapat dipergunakan kembali sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, CMS juga mendukung berbagai macam format data, seperti XML, HMTL, PDF, dll., indexing, fungsi pencarian, dan kontrol terhadap revisi yang dilakukan terhadap data/informasi. Untuk menggunakan CMS biasanya pengetahuan tentang bahasa pemrograman tidaklah terlalu dibutuhkan, karena semua proses berjalan dengan otomatis (WYSIWYG). Begitupula dengan proses ‘update’, dapat dilakukan dengan cepat sehingga menjamin kemutakhiran informasi yang ditampilkan.

2.      Mengatur siklus hidup website
Banyak CMS memberikan fasilitas kepada para penggunanya untuk mengelola bagian atau isi mana saja yang akan ditampilkan, masa/waktu penampilan dan lokasi penampilan di website. Tak jarang sebelum ditampilkan, bagian atau isi yang dimaksud terlebih dahulu di-review oleh editor sehingga dijamin kevaliditasannya.

3.      Mendukung web templating dan standarisasi
Setiap halaman website yang dihasilkan berasal dari template yang telah terlebih dahulu disediakan oleh CMS. Selain dapat menjaga konsistensi dari tampilan secara keseluruhan, para penulis dan editor dapat berkonsentrasi secara penuh dalam melaksanakan tugasnya menyediakan isi website. Bila isi telah tersedia, maka proses publikasi dapat berjalan dengan mudah karena sudah ada template sebelumnya. Beberapa bagian dari website biasanya telah ditetapkan sedemikian rupa sehingga tidak dapat diubah begitu saja. Hal ini dilakukan untuk memberikan standarisasi kepada seluruh bagian dari website.

4.      Personalisasi website
Sekali sebuah isi ditempatkan ke dalam CMS, isi tersebut dapat ditampilkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dari penggunanya. Terlebih lagi dengan kelebihan CMS yang dapat memisahkan antara desain dan isi, menyebabkan proses personalisasi dapat berjalan dengan mudah.

5.      Sindikasi
Sindikasi memberikan kemungkinan kepada sebuah website untuk membagi isinya kepada website-website yang lain. Format data yang didukung juga cukup variatif mulai dari rss, rdf, xml hingga ‘backend scripting’. Sama halnya dengan personalisasi, sindikasi juga dapat dilakukan dengan mudah karena isi dan desain telah dibuat terpisah.

6.      Akuntabilitas
Oleh karena CMS mendukung alur kerja dan hak akses yang jelas kepada para penggunanya, data/informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Setiap penulis ataupun editor memiliki tugas masing-masing dengan hak akses yang berbeda-beda pula. Dengan demikian setiap perubahan yang terjadi di website dapat ditelusuri dan diperbaiki seperlunya dengan segera.
CMS pada prinsipnya dapat dipergunakan untuk berbagai macam keperluan dan dalam berbagai kondisi, seperti untuk:
a)      Mengelola website pribadi.
b)      Mengelola website perusahaan/bisnis.
c)      Portal atau website komunitas.
d)     Galeri foto, dan lain sebagainya.
e)      Forum.
f)       Aplikasi E-Commerce.
g)      Dan lain-lain.

Kekurangan CMS
1.      Mengharuskan menggunakan source kode yang kadang membingungkan.
2.      Ada beberapa fitur-fitur yang kurang terpakai, sehingga membuat jadi kurang efisien.
3.      Security lebih rawan terutama yg opensource, karna banyak orang yang tahu  tentang code dan kelemahannya.
4.      Template telah tersedia, sehingga kurang bias berekspresi.


Jenis-jenis cms (Content Management System)
Jenis-jenis dari CMS (Content Management System) adalah sebagai berikut  :
1. WordPress
2. Joomla
3. Oscommerce
4. Drupal
5. Php Nuke
6. Mambo
Salah satu CMS yang menurut saya memberi kesempatan pengembangan interface WEB secara lebih fleksibel (mudah) dan lebih complete (professional ) adalah JOOMLA. Joomla sangat praktis digunakan, karena kita dengan sangat mudah mengatur content, module dan lain2 yang telah disediakan. Tapi kita tidak terlalu bisa mengembangkan content management sendiri.
Ada juga yang bilang joomla sangat berat karena terlalu banyak fitur dan modul.Intinya joomla dan mamboo sangat mudah dan praktis, rada berat, support dan tutorialnya banyak. Joomla sangat bagus untuk situs-situs perusahaan atau lembaga.

Joomla juga mempunyai kelebihan-kelebihan secara umum yaitu:
1.      Fleksibel
Dengan joomla, Kami dapat membantu anda membangun website yang sederhana sebagai platform web awal anda, kemudian mengembangkannya lagi pada saat anda membutuhkannya. Fleksibilitas ini sangat berguna jika anda ingin mengembangkan website anda di masa yang akan datang.

2.      User Friendly
Kami menawarkan solusi, oleh karena itu sangat penting bagi kami untuk memastikan bahwa segala fungsi yang kami bangun di website dapat digunakan dengan mudah oleh klien. Joomla menawarkan interface yang user friendly dan intuitif, bahkan untuk pengguna yang tidak mempunyai pengetahuan web dan html dapat dengan mudah mengupdate konten dan menggunakan semua feature joomla

3.      Open source dan dapat didistribusikan secara bebas
Prinsip open source adalah setiap orang dapat menggunakan, mengkopi, merubah dan menambah, serta mendistribusikan secara bebas. Bagi anda yang menganut prinsip open source seperti kami, anda akan mengerti bahwa open source sangatlah penting bukan hanya karena gratis, tapi lebih karena mendorong usernya dan masyarakat secara general untuk berkarya dan menambah nilai pada hasil karya itu sendiri.

4.      Powerful
Joomla dapat diaplikasikan untuk semua jenis website, mulai dari corporate website sampai dengan web e-commerse, serta community builder. Dengan joomla, website anda dapat menjadi lebih powerful dan kaya akan fungsi interaktif seperti forum, rating system, search yang lebih optimal, blog, chat, poling, newsletter, wiki, dll. Jika itu belum cukup masih banyak modul tambahan lain yang ditambahkan ke website dengan mudah. .

5.      Joomlapun terus berkembang
Saat ini bisa dikatakan bahwa joomla adalah web cms opensource yang paling banyak digunakan dan didukung oleh komunitas webdeveloper yang terus menerus menciptakan karyanya di bawah bendera opensource. Begitu banyak aplikasi, modul, dan inovasi baru yang terus berkembang yang dapat anda manfaatkan untuk website

WEBSITE BERBASIS CMS
1.      Joomla
Joomla saat ini adalah salah satu CMS yang paling banyak digunakan. CMS ini menjadi CMS yang paling banyak digunakan karena stabil, memiliki modul atau fasilitas yang lengkap dan memiliki prospek pengembangan yang bagus karena didukung oleh banyak komunitas termasuk komunitas pengguna.
Untuk mengunduh aplikasi CMS ini dapat diunduh di www.joomla.org. Selain paket instalasi dalam website ini juga tersedia modul-modul atau template yang dapat mempercantik tampilan website serta meningkatkan kualitas website.
Secara khusus joomla menawarkan kemudahan bagi pengelola perpustakaan dalam pengelolaan website serta dapat meningkatkan kualitas layanan perpustakaan kepada pengguna. Joomla menyediakan berbagai modul yang khusus untuk perpustakaan. Modul-modul khusus tersebut antara lain kompone katalog online yang memungkinkan tergabung dengan sistem otomasi perpustakaan berbasis OpenBiblio[7] serta komponen yang memungkinkan perpustakaan mempublikasikan e-book atau koleksi digital lainnya yang dimiliki perpustakaan[8]. Dengan modul Joomlib ini website perpustakaan tidak hanya mempublikasikan koleksi e-book atau koleksi digital yang di perpustakaan, tetapi juga memungkinkan pengguna perpustakaan mengunduh koleksi e-book tersebut secara langsung melalui website perpustakaan.
Di Indonesia perpustakaan yang menggunakan aplikasi ini untuk membangun website lembaganya adalah Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia, Jaringan Perpustakaan Lingkungan Hidup dan banyak perpustakaan di lingkungan Universitas Gadjah Madadi Indonesia .

2.      Mamboo
Mamboo memiliki kesamaan dengan Joomla. Modul serta fasilitas yang disediakannya sama dengan modul atau fasilitas-fasilitas yang disediakan Joomla. Pengguna CMS mengenal Mamboo sebagai cikal bakal dari lahirnya Joomla.

3.      Drupal
Jenis aplikasi CMS lainnya yang sering digunakan adalah Drupal. Motivasi pengguna untuk menggunakana aplikasi ini karena perangkat lunak ini fleksibel. Dengan pilihan modul, kostumisasi dan pilihan templete (thema) yang tepat website yang indah dan dengan fungsi yang kompleks dapat dibuat dengan mudah.
Untuk mengunduh CMS ini dapat diperoleh melalui website resminya di www.drupal.org. Di dalam website resmi cms ini juga modul-modul, template (thema) dan berita terbaru seputar CMS drupal.
Perpustakaan di Indonesia yang menggunakan aplikasi CMS ini untuk membangun website perpustakaa adalah Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (http://www.library.ums.ac.id/),

4.      PHP Fusion.
Aplikasi CMS lainnya adalah PHP fusion. Aplikasi CMS didesain secara sederhana sehingga dengan tujuan agar pengguna mudah digunakan dan dioperasikan. Salah satu perpustakaan universitas terbesar di Indonesia yaitu Perpustakaan Universitas Indonesai menggunakan PHP fusion untuk membangun website perpustakaan (http://www.lib.ui.ac.id/news.php).

5.      AuraCMS
AuraCMS adalah salah satu dari banyak aplikasi berbasis CMS yang dapat digunakan untuk membangun website. Berbeda dengan aplikasi berbasis CMS sebelumnya, aplikasi ini dibuat oleh sumber daya manusia lokal atau CMS ini adalah hasil karya putra-putri bangsa.
Seperti kebanyakan perangkat aplikasi berbasis CMS yang ada, aplikasi ini juga dibangun dengan menggunakan PHP dan database MySQL. Aplikasi ini berlisensi GPL (General Public Licence) yang berarti bebas diperoleh dan digunakan untuk membangun website. CMS ini didesain sederhana dengan harapan akan memudahkan pengguna dalam membangun website oleh pemula sekalipun.
Semua website yang dibangun dengan menggunakan berbagai aplikasi berbasis CMS yang telah disebukan di atas adalah jenis web dinamis. Web dinamis merupakan web yang materinya dapat dengan mudah diperbaharui dan senantiasi terjaga kemuktahirannya.



 Referensi

http://winamonariska.blogspot.com/2013/10/fungsi-cmscontent-management-system-dan.html
http://trisitihabibah97.blogspot.com/2013/01/content-management-system-berbasis-web.html

Kamis, 07 Mei 2015

E-Trading dan E-Learning

Pengertian Online E-Trading
                Saham adalah surat kempemilikan tentang suatu saham di suatu perusahaan. sedangkan untuk melakukan teransaksi jual beli anda bisa menggunakan securities, namun dari beberapa securities yang ada di indonesia yang sudah online adalah E-trading securities. Online Trading adalah suatu sistem perdagangan secara Online yaitu lewat perangkat teknologi internet, dimana dengan sistem ini investor tidak perlu lagi datang atau repot menelepon kantor pialang (broker), karena cukup dengan akses internet yang sekarang bisa dengan mudah anda dapat, anda bisa duduk dirumah sambil menikmati hidangan kopi dan bermain dengan keluarga, nongkrong diwarnet atau kafe yang memiliki layanan internet Hotspot dan lain-lain. Semua informasi harga dan eksekusi investasi bisa dilakukan, dimana saja dan kapan saja selagi anda bisa berhubungan dengan si dunia maya ini. Dengan demikian Online Trading ini telah menjadi tren alternatif investasi yang mudah dan murah diabad teknologi informasi ini. Sangat mudah bukan di jaman sekarang?

Ferox Trading (Contoh E-trading)
                Pasar Modal atau Forex adalah pasar uang terbesar di dunia, pelakunya meliputi bank sentral pemerintah , bank investasi, maupun dari individu/ perorangan dimana mata uang tersebut diperjual belikan. Tetapi akhir2 ini lebih banyak pelakunya adalah dari perorangan di karenakan pasar forex tersebut lebih gampang dimana perdangangannya melakukan penawaran-penawaran 24 jam setiap harinya kecuali hari sabtu dan minggu. Kenapa pasar modal ini terbilang terbesar didunia..? Karena dari setiap harinya diperkirakan 1,9$ trilyun perputaran mata uang yang di perdagangkan.
                Tujuan dari RoboForex adalah untuk memberikan pelayanan yang berkualitas dalam forex online trading. Kemudahan dalam Membuka Account Live, berbagai jenis account forex, Fitur RoboForex yang lengkap dengan menggunakan Platform MetaTrader, berbagai macam instrumen perdagangan dan kualitas transaksi yang memungkinkan pelanggan untuk menggunakan strategi forex online trading. Berikan Order forex online Trading kepada kami dan tinggalkan segala sesuatu yang lain untuk RoboForex!
                Pasar modalforex  adalah tempat dimana uang dari suatu Negara yang diperdagangkan dengan Negara lain. Yang paling populer saat ini ini adalah pasangan antara mata uang euro “Euro Dollar” dengan dollar Amerika("EUR/USD"). Yang inilah mendorong para pemodal/ kelompok modal mengundang dan menawarkan perdagangan mata uang melalui teknologi intenet yang dapat dipercaya melalui perantara2 broker.
                Forex Trading berbeda sekali dengan tukar menukar bursa saham (stock bursa), tapi forex tradingini menggunakan strategi dan keahlian khusus atau di sebut jg dengan istilah “Forex Trading Strategy”. Yang mana kita harus mempunyai pengetahuan yang luas mengenai hal ini. Baik itu secara fundamental maupun analisis teknikal.
                Fundamental yang di maksud adalah perkembangan mata uang suatu Negara dilihat dari berbagai macam faktor sedangkan technikalnya adalah pergerakan mata uang yang sedang berlangsung diperdagangkan. Bisnis jenis ini dapat anda lakukan dirumah atau dikantor, yang menariknya di sini adalah anda tidak perlu bersusah payah untuk promosi. Jadi intinya forex trading adalah pertukaran mata uang suatu Negara dimana kita membeli mata uang tersebut semurah-murahnya lalu menjualnya dan demikian pula sebaliknya.
Kelebihan E-trading
                Kelebihan lain dari Online Trading ini yaitu Leverage dan Two Ways Opportunity , dimana dengan adanya Leverage investor hanya perlu menyetor modal sebesar 4 – 10 % saja dari totalinvestasi yang diperlukan, dan Two Ways Opportunity yaitu kemungkinan bisa mendapatkankeuntungan saat nilai tukar mata uang menguat ataupun melemah, selain itu investor juga dapatsecara aktif mengendalikan sendiri resiko investasinya menjadi seminimal mungkin.
E-trading sendiri menggunakan sistem HOTS2 yang dimana sistem ini bisa mendapat kemudahahan diantaranya :
1. anda bisa memantau pergerakan saham perditiknya langsung dari BEI (real time)
2. anda bisa membandingkan dua saham dua saham sekaligus (mini order)
3. anda dapat mementau saham-saham yang akan anda perhatikan
4. anda dapat penarikan dana secara online
5. anda dapat melaihat kepemilikan saham yang anda miliki (portofolio)
6. fee transaksi yang bisa di nego

Kekurangan E-trading
a.       Keamanan sistem rentan diserang
      Terdapat sejumlah laporan mengenai website dan basis data yang dihack, dan berbagai lubang kelemahan keamanan dalam software. Hal ini dialami oleh sejumlah perusahaan besar seperti lembaga perbankan. Masalah keamanan ini menjadi sangat pnting karena bila pihak lain yang tidak berwenang bisa menembus sistem maka dapat menghancurkan bisnis yang telah berjalan.
b.  Persaingan tidak sehat
Di bawah tekanan untuk berinovasi dan membangun bisnis untuk memanfaatkan kesempatan yang ada dapat memicu terjadinya tindakan ilegal yaitu penjiplakan ide dan perang harga.

c.  Masalah kompabilitas teknologi lama dengan yang lebih baru
Dengan perkembangan dan inovasi yang melahirkan teknologi baru, sering muncul masalah yaitu sistem bisnis yang lama tidak dapat berkomunikasi dengan infrastruktur berbasis web dan internet. Hal ini memaksa perusahaan untuk menjalankan dua sistem independen yang tidak dapat saling berbagi, Pengertian E-Learning

Pengertian E-Learning
E-Learning
Ilustrasi E-Learning
E-learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Berikut beberapa pengertian E-learning dari berbagai sumber:
1. Pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung proses pembelajaran (Michael, 2013:27).
2. Proses pembelajaran jarak jauh dengan menggabungkan prinsip-prinsip dalam proses pembelajaran dengan teknologi (Chandrawati, 2010).
3. Sistem pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk proses belajar mengajar yang dilaksanakan tanpa harus bertatap muka secara langsung antara guru dengan siswa (Ardiansyah, 2013).
Karakteristik E-learning
                Menurut Rosenberg (2001) karakteristik E-learning bersifat jaringan, yang membuatnya mampu memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan kembali, mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi.
Karakteristik E-learning menurut Nursalam (2008:135) adalah:
-          Memanfaatkan jasa teknologi elektronik.
-          Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan komputer networks)
-          Menggunakan bahan ajar yang bersifat mandiri (self learning materials) kemudian disimpan di komputer, sehingga dapat diakses oleh doesen dan mahasiswa kapan saja dan dimana saja.
-          Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar, dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer.
Manfaat E-learning
Manfaat E-learning adalah:
-          Fleksibel. E-learning memberi fleksibilitas dalam memilih waktu dan tempat untuk mengakses perjalanan.
-          Belajar Mandiri. E-learning memberi kesempatan bagi pembelajar secara mandiri memegang kendali atas keberhasilan belajar.
-          Efisiensi Biaya. E-learning memberi efisiensi biaya bagi administrasi penyelenggara, efisiensi penyediaan sarana dan fasilitas fisik untuk belajar dan efisiensi biaya bagi pembelajar adalah biaya transportasi dan akomodasi.
Manfaat E-learning menurut Pranoto, dkk (2009:309) adalah:
-          Penggunaan E-learning untuk menunjang pelaksanaan  proses belajar dapat meningkatkan daya serap mahasiswa atas materi yang diajarkan.
-          Meningkatkan partisipasi aktif dari mahasiswa.
-          Meningkatkan partisipasi aktif dari mahasiswa.
-          Meningkatkan kemampuan belajar mandiri mahasiswa.
-          Meningkatkan kualitas materi pendidik dan pelatihan.
-          Meningkatkan kemampuan menampilkan informasi dengan perangkat teknologi informasi, dimana dengan perangkat biasa sulit dilakukan.
Kelebihan E-learning
                Kelebihan E-learning  ialah memberikan fleksibilitas, interaktivitas, kecepatan, visualisasi melalui berbagai kelebihan dari masing-masing media (Sujana, 2005 : 253 ). Menurut L. Tjokro (2009:187), E-learning memiliki banyak kelebihan yaitu :
-          Lebih mudah diserap, artinya menggunakan fasilitas multimedia berupa gambar, teks, animasi, suara, video.
-          Jauh lebih efektif dalam biaya, artinya tidak perlu instruktur, tidak perlu minimum audiensi, bisa dimana saja, bisa kapan saja, murah untuk diperbanyak.
-          Jauh lebih ringkas, artinya tidak banyak formalitas kelas, langsung pada pokok bahasan, mata pelajaran sesuai kebutuhan.
-          Tersedia 24 jam/hari – 7 hari/minggu, artinya penguaasaan materi tergantung pada semangat dan daya serap siswa, bisa dimonitor, bisa diuji dengan e-test.
Kekurangan E-learning

                Kekurangan E-learning menurut L. Gavrilova (2006:354) adalah pembelajaran dengan model E-learning membutuhkan peralatan tambahan yang lebih (seperti komputer, monitor, keyboard, dsb). Kekurangan E-learning yang diuraikan oleh Nursalam (2008:140) sebagai berikut :
-          Kurangnya interaksi antara pengajar dan pelajar atau bahkan antar pelajar itu sendiri.
-          Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dan sebaliknya membuat tumbuhnya aspek bisnis/komersial.
-          Proses belajar mengajar cenderung ke arah pelatihan daripada pendidikan.
-          Berubahnya peran pengajar dari yang semula menguasai teknik pembelajaran konvensional, kini juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran yang menggunakan ICT (information, communication, dan technology).
-          Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet ( mungkin hal ini berkaitan dengan masalah tersedianya listrik, telepon, ataupun komputer).
-          Kurangnya sumber daya manusia yang menguasai internet.
-          Kurangnya penguasaan bahasa komputer.
-          Akses pada komputer yang memadai dapat menjadi masalah tersendiri bagi peserta didik.
-          Peserta didik bisa frustasi jika mereka tidak bisa mengakses grafik, gambar, dan video karena peralatan yang tidak memadai.
-          Tersedianya infrastruktur yang bisa dipenuhi.
-          Informasi dapat bervariasi dalam kualitas dan akurasi sehingga penduan dan fitur pertanyaan diperlukan.
-          Peserta didik dapat merasa terisolasi.

Sumber: